GENJOT PARIWISATA, PEMKOT TEGAL BANGUN SARPRAS DI OBYEK WISATA

GENJOT PARIWISATA, PEMKOT TEGAL BANGUN SARPRAS DI OBYEK WISATA

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal mulai membangun sejumlah sarana dan prasarana di obyek wisata guna...

MANTAP, KOTA TEGAL BORONG JUARA FAVORIT MAS & MBAK DUTA WISATA JAWA TENGAH 2016

MANTAP, KOTA TEGAL BORONG JUARA FAVORIT MAS & MBAK DUTA WISATA JAWA TENGAH 2016

Surakarta - Penyandang gelar Sinok & Sitong Kota Tegal tahun 2016, Widyanti Sarimunadi dan M...

IKUTI PEMILIHAN DUTA WISATA JAWA TENGAH, SINOK SITONG KOTA TEGAL MINTA DOA RESTU WALIKOTA

IKUTI PEMILIHAN DUTA WISATA JAWA TENGAH, SINOK SITONG KOTA TEGAL MINTA DOA RESTU WALIKOTA

TEGAL- Pasca terpilih sebagai Sinok dan Sitong Duta Wisata Kota Tegal 2016, Widiyanti...

KOTA TEGAL RAMAIKAN FESTIVAL JAMU DI SUKOHARJO

KOTA TEGAL RAMAIKAN FESTIVAL JAMU DI SUKOHARJO

SUKOHARJO – Kota Tegal kembali berpartisipasi dalam Festival Jamu & Culinary 2016. Event...

KOTA TEGAL RAIH STAND TERBAIK II DI PEKAN PRODUK BUDAYA INDONESIA

KOTA TEGAL RAIH STAND TERBAIK II DI PEKAN PRODUK BUDAYA INDONESIA

  Jakarta – Kota Tegal meraih penghargaan sebagai stand terbaik II di Pekan Produk Budaya...

  • GENJOT PARIWISATA, PEMKOT TEGAL BANGUN SARPRAS DI OBYEK WISATA

    GENJOT PARIWISATA, PEMKOT TEGAL BANGUN SARPRAS DI OBYEK WISATA

    Tuesday, 29 November 2016 10:08
  • MANTAP, KOTA TEGAL BORONG JUARA FAVORIT MAS & MBAK DUTA WISATA JAWA TENGAH 2016

    MANTAP, KOTA TEGAL BORONG JUARA FAVORIT MAS & MBAK DUTA WISATA JAWA TENGAH 2016

    Saturday, 26 November 2016 09:03
  • IKUTI PEMILIHAN DUTA WISATA JAWA TENGAH, SINOK SITONG KOTA TEGAL MINTA DOA RESTU WALIKOTA

    IKUTI PEMILIHAN DUTA WISATA JAWA TENGAH, SINOK SITONG KOTA TEGAL MINTA DOA RESTU WALIKOTA

    Friday, 18 November 2016 11:52
  • KOTA TEGAL RAMAIKAN FESTIVAL JAMU DI SUKOHARJO

    KOTA TEGAL RAMAIKAN FESTIVAL JAMU DI SUKOHARJO

    Sunday, 13 November 2016 10:38
  • KOTA TEGAL RAIH STAND TERBAIK II DI PEKAN PRODUK BUDAYA INDONESIA

    KOTA TEGAL RAIH STAND TERBAIK II DI PEKAN PRODUK BUDAYA INDONESIA

    Monday, 24 October 2016 04:05

Gotong Toa Pe Kong, Daya tarik Klenteng Tek Hay Kiong terletak pada usianya yang tua, dibangun sekitar 1700 M, oleh salah satu imigran Tiongkok Kwee Lak Kwa seorang yang memiliki kemuliaan sehingga masyarakat Tegal menjuluki Tek Hay Cin Jin (manusia sejati datang dari laut). Ada yang menarik dari kegiatan yang dilakukan di Klenteng Tek Hay Kiong yaitu perayaan tahunan yang selalu ramai dan meriah didatangi oleh masyarakat Tionghoa dari luar Tegal.

Toa Pe Kong atau arak-arakan patung dewa digelar 15 hari setelah Imlek. Barongsay dan Liong menjadi syarat pembuka ketika patung dewa akan dikeluarkan untuk diarak. Namun sebelumnya patung para dewa di klenteng dimandikan terlebih dahulu tepat pada hari Imleknya. Diluar waktu ini sangatlah dilarang untuk pembersihan patung dewa, sehingga selama satu tahun berjalan hanya meja-meja altar perlengkapan sembahyang saja yang dibersihkan.

Saat acara gotong Toa Pe kong, selama dua hari akan diisi doa dan arak-arakan menggotong patung para dewa yang di tujukan untuk mencari keselamatan dan berkah di Tahun baru Cina. Bagi mereka yang percaya, ketika menggotong patung dewa akan diberikan banyak rejeki dan kesehatan, sehingga banyak wisatawan dari luar daerah datang ke perayaan Toa Pe Kong untuk menggotong dewa Toe Pe Kong yang dia arak. Sebelum dilakukan arak-arakan, terlebih dahulu dilakukan ritual oleh sesepuh. Mereka akan bersepakat, akankah para patung dewa diarak atau tidak.

Di Kota Tegal setiap perayaan Toa Pe Kong selalu ramai dikunjungi, bahkan tidak sedikit masyarakat luar kota rela untuk datang ke Kota Tegal selama 2 hari, berharap agar dapat menggotong patung para dewa yang berada di Klenteng Tek Hay Kiong. Di Klenteng yang berdiri sejak 1700 M ini dipercaya memiliki Kong Co atau patung dewa yang manjur saat berdoa atau memiliki hajat. Ada pula beberapa patung dewa yang hanya ada di Kota Tegal dan tidak ada di daerah-daerah lain sehingga membuat dari para pendatang dari luar kota ataupun luar jawa datang hanya untuk mengarak Toa Pe Kong di Kota Tegal.

Hal-hal lain yang menjadi tradisi saat perayaan Toa Pe Kong adalah bagi-bagi ampao dan jajanan Imlek seperti Kue Keranjang, Kue Aem, Kue Lapis, dan Kue Wajik. Kue Keranjang yang rasanya manis, diartikan agar hidup selalu indah (manis), Kue Apem yang diartikan agar kaya dan berkempang, Kue Lapis yang diartikan agar rejeki selalu berlapis-lapis dan Kue Wajik yang diartikan agar hidup selalu diisi dengan kebajikan. Buah-buahan untuk dewapun tidak ketinggalan, seperti buah Apel, yang diartikan untuk keselamatan, Jeruk untuk hidup yang manis, buah Peer agar usahanya lancar, Blimbing agar usaha yang dijalaninya awet sepanjang masa dan nanas agar dalam hidup hanya kebaikan yang selalu datang.

 

Related Videos

Pengunjung

38201
TodayToday52
YesterdayYesterday201
This_WeekThis_Week253
This_MonthThis_Month2804
All_DaysAll_Days38201
Supported by Dishubkominfo Kota Tegal