gentara

TEGAL – Grebek Nusantara (GENTARA) yang dihelat langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional Media Nusantara Citra Televisi (MNCTV) sukses meramaikan Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal. Ribuan pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat memadati tempat wisata kebanggaan Kota Tegal ini Minggu (13/11/2016) untuk menyaksikan live show yang dipandu host-host kenamaan seperti Bebizie, Juan Rahman, Mc Danny dan Chand Kelvin.

Berbagai segmen menarik diselenggarakan guna menyemarakkan acara ini antara lain kuis adu pengetahuan, tebak lagu dangdut (Teladan), dan berbagai games yang seru dan menarik seperti lomba memasang dasi untuk pasangan, games tebak rasa dan lomba jogged yang diikuti oleh ibu-ibu dari Kelurahan Mintaragen Kota Tegal, tak ketinggalan pula segmen musik yang menghadirkan pedangdut papan atas seperti Nita Thalia, Uut Permatasari, Siti Badriah, Wiewiek Sagita, Eny KDI dan Rischa Antika dan masih banyak lagi.

gentara2

Cuaca pantai yang cerah diiringi alunan lagu dangdut yang dibawakan secara apik oleh berbagai artis ibukota seolah menghipnotis para pengunjung PAI untuk bergoyang serta banyak lagi keseruan dan gimmick yang terjadi tidak hanya di panggung tapi juga di area penonton dan backstage membuat pengunjung betah berlama-lama menyaksikan acara ini hingga usai.

Jadi buat yang kemarin belum sempat berkunjung ke Pantai Alam Indah, jangan khawatir, kedepannya akan ada banyak event besar serupa yang digelar tak hanya di PAI tapi juga di seantero Kota Tegal, So Ayo plesir maring Tegal..!

Kira – kira pada tahun 1971 Bapak Herman P. mempunyai ide ingin memanfaatkan pantai Tegal yang pada saat itu tidak terawat dan kotor, yang mana apabila dipelihara, ditata dan dirawat dengan baik akan menjadi pantai yang indah, yang berpotensi untuk tempat rekreasi warga Kodya Tegal dan sekitarnya.
Dengan bermodal ide yang ada dalam dirinya, Bapak Herman yang pada saat itu menjabat BPH pada Pemda Kodya Tegal menghubungi beberapa orang yang dipandang bisa untuk diajak bekerjasama menciptakan ide yang baik ini antara lain: Bapak AY. Sudibyo mempunyai Rumah Makan Samudra dan berdomisili di pantai, kepala pelabuhan cabang Tegal, Bapak Sugito, yang minta bantuannya untuk menambah permodalan. Ibu Sarjdoe dari tokoh wanita di Kodya Tegal, setelah pembicaraan dan perencanaan bapak – bapak dan ibu tersebut sudah dianggap matang, kemudian menghadap Bapak Walikotamadya Daerah Tingkat II Tegal untuk mendapat persetujuan atas ide yang dimaksud.

Read more...

Monumen BahariSejarah TNI-AL dimulai pada tanggal 10 September 1945, ketika pemerintah mendirikan Badan Keamanan Rakyat (BKR Laut). BKR Laut ini dipelopori oleh pelaut-pelaut yang pernah bertugas di jajaran Koninklijke Marine (AL Belanda) dan Kaigun di masa penjajahan Jepang.

Di Tegal setelah Proklamasi Kemerdekaan, tanggal 27 September 1945, dikalangan pemuda membentuk organisasi non pemerintah antara lain Barisan Pelopor, AMRI, Persindo, dan BKR (Badan Keamanan Rakyat) yang kemudian menjelma menjadi TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Tiga hari berikutnya lahir BKR Laut. BKR Laut Tegal yang dibentuk 39 September 1945 dipimpin oleh Yakub Mangunkusumo.

Di Pangkalan IV Angkatan Laut Tegal muncul gagasan perlu adanya Korps Marinir selain cikal bakal Korps Marinir pada bulan Maret 1946 di Tegal didirikan Sekola Angkatan Laut (SAL). SAL didirikan atas perintah Markas Besar ALRI di Yogyakarta yang saat itu dipimpin Laksamana III Maspardi selaku Kepala Staf Umum ALRI. Dipilihnya Tegal sebagai tempat pendidikan Angkatan laut karena di Tegal sudah memiliki Sekolah Pelayaran. Selain itu kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya masih menjadi ajang pertempuran.

Read more...

 

Related Videos

Pengunjung

38201
TodayToday52
YesterdayYesterday201
This_WeekThis_Week253
This_MonthThis_Month2804
All_DaysAll_Days38201
Supported by Dishubkominfo Kota Tegal